Categories
Uncategorized

Cara Mengatasi Anemia Defisiensi Besi

Sumber: orami.co.id

Apa itu Anemia Defisiensi Besi dan bagaimana kah cara mengatasi Anemia Defisiensi Besi? Penyakit yang memiliki nama ilmiah sebagai iron deficiency anemia ini, terjadi ketika tubuh kekurangan zat besi, sehingga akan menyebabkan menurunnya sel darah merah di dalam tubuh. Sel darah merah diketahui sangat penting bagi tubuh. Hal ini karena sel darah merah memiliki tugas untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. 

Bagaimana zat besi bisa kurang? Dan apakah tubuh memproduksi zat besi? Diketahui bahwa tubuh tidak bisa menghasilkan zat beso yang alami, Anda bisa memperoleh zat besi dari makananan yang Anda konsumsi sehari-hari atau suplemen. Oleh karena itu, jika tubuh Anda kekurangan zat besi, maka akan berakibat timbulnya salah satu jenis anemia yaitu Anemia Defisiensi Besi. Untuk mengatasi penyakit tersebut, berikut ini pengobatan untuk penderita Anemia Defisiensi Besi.

Cara Mengatasi Anemia Defisiensi Besi dengan Pengobatan Berikut

Untuk mengetahui apakah Anda menderita Anemia Defisiensi Besi, Anda harus terlebih dahulu cek kesehatan di rumah sakit dan menjalani sejumlah tes. Apabila dokter telah mendiagnosa bahwa Anda terkena Anemia Defisiensi Besi, biasanya Anda akan ditanya jenis pengobatan apa yang lebih cocok untuk Anda.

Infus Zat Besi

Dikarenakan penyebab utama penyakit ini adalah kekurangan zat besi, maka pengobatan akan difokuskan ke penambahan zat besi ke tubuh, salah satunya adalah infus zat besi. Ada 3 jenis infus zat besi yakni Ferric Gluconate, Dekstran Besi, dan Ferric Carboxymaltose.

  • Ferric Gluconate

Infus yang satu ini biasa diberikan ke pasien dengan dosis kecil untuk menguji apakah ada reaksi di tubuh. Hal ini dilakukan untuk penderita ke pasien yang memiliki sakit ginjal yang parah.

  • Dekstran Besi

Sama seperti infus sebelumnya, pasien akan diberikan sebagian kecil dosis untuk memastikan apakah zat besi yang diberikan memberi efek alergi atau tidak. Setelah memastikan tidak ada reaksi apapun, dokter akan menambahkan dosis yang lebih tinggi ke dalam tubuh. Infus inilah yang biasanya dipakai untuk anak-anak.

  •  Ferric Carboxymaltose

Infus ini diberikan kepada pasien sejumlah satu atau dua infus tergantung pada pasien yang tingkat keparahan kekurangan zat besinya banyak atau sedikit. 

Suplemen Zat Besi

Selain dengan infus, cara mengatasi Anemia Defisiensi Besi bisa dilakukan dengan cara meminum suplemen zat besi. Tentu ini berdasarkan resep dokter dan tergantung kadar zat besi Anda. Oleh karena itu, tidak diperkenankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi secara sembarangan.

Mengonsumsi Sayuran Tinggi Zat Besi

Untuk Anda yang ingin menjaga pola makan sehingga nutrisi yang bisa diperoleh tubuh tetap seimbang, bisa mengonsumsi sayuran yang memiliki kandungan zat besi tinggi. Sayuran seperti bayam, brokoli, kacang-kacangan, dan kobis diketahui mengandung zat besi lebih banyak dari sayuran lainnya.

Mengonsumsi Daging Merah

Tidak hanya sayuran saja, daging merah juga merupakan sumber zat besi yang cocok untuk mengatasi Anemia Defisiensi Besi. Setiap 100 gram daging merah atau daging sapi, terdapat setidaknya 1,98 miligram zat besi yang mencakup 11 % kebutuhan harian zat besi bagi tubuh. Selain itu, daging merah juga mengandung energi dan protein yang juga baik untuk tubuh.

Ikan Laut

Selain daging dan sayuran, mengonsumsi ikan juga menjadi salah satu cara untuk mengatasi Anemia Defisiensi Besi. Ikan sarden adalah ikan yang diketahui memiliki zat besi 1,98 mg pada setiap 100 gram. Ini mencakup 11 %  kebutuhan harian akan zat besi di dalam tubuh. 

Sumber: https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/penyakit/anemia-defisiensi-besi/amp/

https://m.liputan6.com/health/read/3228319/makan-5-sayuran-tinggi-zat-besi-ini-sama-kayak-makan-daging
https://www.honestdocs.id/sumber-makanan-yang-mengandung-zat-besi.amp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *