Ini Dia 7 Tempat Kuliner di Jogja Yang Menjadi Legenda

Padahal bertamasya ke suatu daerah, mencicipi kuliner khas setempat adalah hal yang wajib dilakukan. Sesudah cuma menikmati estetika dan fasilitas yang ditawarkan oleh tempat wisata, mencicipi masakan khas juga menjadi agenda mesti yang harus dilaksanakan.


Bagai melempar dua burung dengan satu batu, kecuali memuaskan rasa lapar dan cita rasa Anda, mencicipi hidangan khas juga membuatmu mengenal cita rasa hidangan khas daerah tersebut. Dengan begitu, pengetahuanmu perihal kuliner khas tempat hal yang demikian dapat bertambah.

Kuliner Tamasya Jogja

Masakan liburan masakan berkembang cepat selama satu dekade terakhir dan sekarang kian tersebar luas dan banyak menarik perhatian orang-orang. Wisata kuliner tidak hanya soal rasa, tapi juga seputar adat istiadat dan menghormati serta mengapresiasi hidangan khas suatu daerah.

Berikut ini 7 tempat tamasya masakan Jogja yang dikenal legendaris yang bisa Anda jadikan tujuan wisata kuliner berikutnya.

  • Soto Sampah

Hidangan soto yang berdiri sejak tahun 70an ini awalnya tak dinamai dengan sebutan soto sampah oleh pemiliknya. Warung, para pelanggan yang datang untuk merasakan masakan inilah yang menyebut hidangan yang satu ini dengan sebutan ‘soto sampah’.


Ada sebagian faktor yang menyebabkan para pelanggan menyebut hidangan soto ini dengan soto sampah. Bangku pertama ialah sebab kuliner soto ini menerapkan lemak atau gajih sapi yang tidak umum diterapkan dalam hidangan soto pada umumnya. Sebagian itu, penampilan soto ketika dihidangkan yang berantakan dan tak rapi juga ikut serta berperan dalam pembentukan imej dan penamaan hidangan masakan yang satu ini.


Kios liburan kuliner Jogja ini berupa bangunan simpel yang terletak di pinggir jalan. Daerah yang disediakan oleh penjual hidangan masakan ini cuma sedikit sehingga dikala warung semakin ramai di malam hari, pemilik kios menggunakan tikar sebagai daerah tambahan untuk menyambut pelanggan rental mobil jogja murah


Toko soto sampah dapat dijumpai di pertigaan depan POM Bensin Tugu merupakan di Kuliner Kranggan no. 1. Warung soto ini buka tiap-tiap hari selama 24 jam.

  • Nasi Rames Demangan

Liburan wisatakuliner Jogja yang satu ini sudah lama beroperasi yaitu semenjak tahun 1993. Kios yang berlokasi di Masakan Demangan, Gejayan ini familiar dengan nasi ramesnya. Nasi rames demangan juga diketahui dengan nama lain yakni nasi campur gejayan, nasi campur saus pedas teri dan lain sebagainya.


Tak ini memakai lauk andalan berupa kering tempe, saos pedas teri, serta pelbagai sayur lodeh yang terbuat dari kuah santan dengan bumbu pedas. Isi sayur lodeh yang ditawarkan terhadap pengunjung toko adalah nangka muda, labu siam, dankacang panjang yang bisa dipilih sendiri oleh pengunjung.


Bagi pengunjung yang tidak terlalu suka dengan hidangan pedas, menyisihkan saus cabe teri dari hidangan kuliner ini ialah langkah yang ideal. Sampai perlu, pengunjung dapat memesan untuk tak menyertakan saos pedas teri pada penjaga warung.
Toko nasi rames ini buka setiap hari mulai jam 9 malam sampai habis.

  • Soto Bathok Mbah Katro

Hidangan ini dinamakan soto bathok karena penyajiannya yang mengaplikasikan batok kelapa atau bathok. Warung yang terletak di kawasan Candi Sambisari Kabupaten Sleman ini menawarkan panorama sawah nan asri di sebalah selatan. Ini sebab kios soto bathok mbah katro berlokasi di dusun sekalian di tengah sawah.


Soto bathok mbah katro ini terbuat dari nasi, potongan daging sapi, dan tauge, ditambah taburan daun seledri cacah dan bawang merah goreng yang disiram kaldu sapi yang bening dan gurih.


Kios ini buka tiap hari untuk memuaskan lidah pelanggan dari jam 6 pagi hingga jam 4 sore.

  • Gudeg Pawon

Kuliner dengan namanya, masakan gudeg pawon dimasak menerapkan tungku. Sebab kini, penerapan tungku untuk memasak gudeg masih digunakan karena rasa gudeg yang diklaim tidak sama kalau dimasak dengan menggunakan alat selain tungku kayu bakar.


Beberapa memakai tungku kayu bakar sebagai alat untuk memasak hidangan kuliner tersebut, tempat tamasya masakan Jogja ini juga mengaplikasikan konsep mengambil makanan dari pawon atau dapur secara langsung.


Tamasya wisata kuliner ini didirikan sejak tahun 1958 dan gudeg pawon ini mulanya di jual di Pasar Sentul Jogja. Masakan, hidangan masakan ini bisa ditemui di Kuliner Janturan no. 36 Umbulharjo. Gudeg pawon buka tiap-tiap hari di malam hari antara jam 10 sampai jam 12 malam.

  • Oseng Mercon Bu Narti

Hidangan kuliner ini menerima namanya dari Cak Nun sebab rasa hidangan masakan ini yang betul-betul pedas dan meledak di dalam mulut. Hidangan ini akan membuat para penikmatnya mengucur keringat karena kepedasan.


Tidak yang satu ini menerapkan daging koyoran dan cabai sebagai bahan utamanya.Pemilik toko liburan kuliner Jogja ini dapat menghabiskan 10 kilo cabai dalam sehari. Energi itulah tak heran jikalau masakan yang satu ini bisa membikin pengunjung mengantri demi menikmati hidangan ini.


Wisata oseng mercon menjadi hidangan kuliner andalan di warung hal yang demikian, tetapi kios oseng Bu Narti juga menyediakan hidangan lain seperti ayam bakar, ayam goreng, bebek, lele, burung dara, puyuh, ati ampela, babat dan masih banyak lagi.


Toko yang terletak di Masakan KH. Ahmad Dahlan, Ngampilan ini beroperasai setiap hari dari jam 5 petang hingga jam 12 tengah malam.

  • Sate Klathak Pak Pong

Tak sate yang terbuat dari daging kambing ini merupakan menu masakan yang telah biasa dan sangat mudah untuk dijumpai. Meskipun demikian itu, daerah tamasya kuliner Jogja yang satu ini menyediakan sate klathak yang tidak lazim. Sate klathak Pak Pong diolah dengan bumbu minimal yaitu hanya dengan merica dan garam.


Momen pembakaran satenya tergolong unik sebab menggunakan ruji sepeda motor sebagai tikam sate. Pemilik toko sate meyakini bahwa penggunaan ruji sepeda motor dapat memanaskan daging secara merata dan membuat daging menjadi empuk.


Menu masakan yang disediakan di warung ini tak cuma sate klathak saja, melainkan ada juga tongseng dan nasi goreng kambing.


Warung yang berlokasi di Wonokromo, Bantul ini buka tiap hari dari jam 10 pagi sampai hingga tengah malam jam 12.

  • Pecel Senggol Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo yakni pasar legendaris serta pasar terbesar di Jogja. Sebagian menyediakan beragam macam barang, Pasar Beringharjo juga menyediakan menu kuliner khas Jogja termasuk pecel senggol beringharjo.


Hidangan masakan ini disebut pecel senggol karena para pengunjung yang saling bersentuhan atau bersenggolan sebab saking padat dan ramainya pengunjung yang berharap merasakan hidangan kuliner yang satu ini.
Pecel senggol beringharjo bisa dinikmati tiap-tiap hari mulai jam 6 pagi sampai jam 3 sore dengan rasa yang nikmat dan harga terjangkau.

Walaupun ulasan 7 tempat wisata masakan Jogja yang legendaris yang dapat Anda jadikan rujukan dalam berwisata kuliner di Jogja. Kursi mana pilihanmu?

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>